SELAMAT DATANG PAK HAJI DAN BU HAJI

Jum`at, 5 Oktober 2018 17:38:06 - Oleh : Sekretariat

pengajian rutin IPHI Kec. Nanggulan

Tirakatan Hari Jadi Desa Kembang, Nanggulan, Kulon progo

Kecamatan Nanggulan kehadiran tamu untuk study banding dari Kec, Rawalo Banyumas.

PEMBINAAN SATLINMAS DESA WIJIMULYO KEC. NANGGULAN

Rapat Koordinasi Kec.Nanggulan untuk meng efaluasi kinerja Pemerintahan

PELANTIKAN TIM PENGGERAK PKK KECAMATAN NANGGULAN

be-nang;                                   Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kecamatan Nanggulan pada Jumat, 5
Oktober 2018 melaksanakan pengajian rutin di Pendopo Kecamatan
Nanggulan diikuti oleh sekitar 40 peserta. H. Fariq Nur Rokhim SAg MHI
selaku ketua Kloter 29 dan kepala KUA Kecamatan Nanggulan melaporkan
“Jamaah haji dari Kecamatan Nanggulan ada 14 orang regular dan 4 orang
jamaah khusus dan dapat pulang tanggal 6 September 2018 dengan sehat
dan selamat.”

“Pelaksanaan haji berjalan dengan baik, konsumsi selama 42 hari
diberikan selama 38 hari, hanya 4 hari yang tidak diberikan, karena
pemerintah kesulitan transportasi. Jamaah Kulon Progo bila akan
beribadah cukup jalan kaki atau taxi sangat murah, hanya 2 real” ujar
salah atu perwakilan jamaah haji dari Nanggulan.

Camat Nanggulan, Duana mengatakan “Selamat kepada jamaah haji yang
telah kembali ke Nanggulan dengan selamat dan semoga menjadi haji yang
mabrur. Kami bangga dan senang dengan bertambahnya haji di Nanggulan
karena akan membuat masyarakat semakin paham akan agamanya dan
memberikan rahmat bagi semesta alam.”

Drs. H. Abdul Madjid dalam tausiahnya mengatakan “Apa saja yang menuju
kebaikan pasti banyak kendala. Begitu pula pengajian IPHI banyak
kendalanya. Silaturakhim banyak macamnya, seperti pengajian, kenduri,
dan lainnya. Kenduri adalah sarana untuk sedekah dan silaturakhim.
IPHI juga merupakan sarana untuk silarurakhim.” IPHI yang aktif
diantaranya adalah dari Galur, Panjatan, Wates dan Nanggulan.

Akhir-akhir ini di Indonesia diguncang gempa. Kejadaian bencana di
Sulawesi Tengah keadaannya lebih parah dari gempa di Bantul. Kita
bersyukur telah diberikan keselamatan dan tidak dilanda gempa.  Ibadah
apabila dilaksanakan secara ikhlas dan semata-mata hanya untuk
beribadah kepada Allah SWT. Allah SWT akan menuntun dan mengabulkan
umatnya yang sungguh-sungguh berniat melaksanakan ibadah haji. Orang
yang sudah bertitel Haji atau Hajah oleh masyarakat dianggap sebagai
tokoh masyarakat. Diharapkan aktif melaksanakan dakwah, dan dakwah
tidak harus dengan cara memberikan tausiah dan pengajian namun sesuai
dengan kemampuannya masing-masing. Ke depan Baznas akan membentuk UPZ
di setiap masjid di Kabupaten Kulon Progo agar ada legalisasi. (2na)

« Kembali | Kirim | Versi cetak