CALK 2017


PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO
KECAMATAN NANGGULAN
Alamat : Jl. Raya Sentolo-Klangon km. 8 Nanggulan Kulon Progo Kode Pos 55671,
Telp. (0274) 2820332, E-mail: nanggulan@kulonprogokab.go.id

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
BAB I
PENDAHULUAN


1. 1. Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan laporan keuangan SKPD Kecamatan Nanggulan :
1) Laporan Keuangan SKPD Kecamatan Nanggulan disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh SKPD Kecamatan Nanggulan Tahun Anggaran 2017.
2) Laporan Keuangan SKPD Kecamatan Nanggulan digunakan untuk membandingkan realisasi pendapatan dan belanja dengan anggaran yang telah ditetapkan, menilai kondisi keuangan, menilai efektivitas dan efisiensi SKPD Kecamatan Nanggulan serta ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan.

Tujuan laporan keuangan SKPD Kecamatan Nanggulan
1) Menyajikan informasi yang bermanfaat bagi para pengguna laporan dalam menilai akuntabilitas dan membuat keputusan ekonomi, sosial maupun politik dengan :
a. Menyediakan informasi mengenai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bagi SKPD Kecamatan Nanggulan Tahun Anggaran 2017.
b. Menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi SKPD Kecamatan Nanggulan berkaitan dengan sumber penerimaannya per 31 Desember 2017
2) Untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut, laporan keuangan SKPD Kecamatan Nanggulan menyediakan informasi mengenai, belanja, pembiayaan, asset, kewajiban, ekuitas dana .

1.2. Landasan Hukum

Pelaporan keuangan SKPD diselenggarakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang mengatur keuangan daerah antara lain:
1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2016;
2) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
3) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
4) Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan;
5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011;
6) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Tek nis Pengelolaan Barang Daerah;
7) Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;
8) Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2017.
9) Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2017.
10) Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 119 Tahun 2016 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2017.
11) Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 64 Tahun 2017 tentang Perubahan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2017.

1.3. Sistematika Penulisan
Penulisan Catatan Laporan Keuangan SKPD Kecamatan Nanggulan disajikan sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
BAB II EKONOMI MAKRO, KEBIJAKAN KEUANGAN DAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD
BAB III IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN
BAB IV KEBIJAKAN AKUNTANSI
BAB V PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN
BAB VI PENJELASAN ATAS INFORMASI NON KEUANGAN
BAB VII PENUTUP

 

 

 

 

BAB II
EKONOMI MAKRO, KEBIJAKAN KEUANGAN
DAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA APBD

2.1. Ekonomi Makro
Dalam perencanaan anggaran SKPD mendasar pada Rencana Strategis (Renstra) SKPD dan Rencana Kerja (Renja) yang telah disusun. Jadi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan adalah program dan kegiatan yang sudah tersedia dalam Renstra dan Renja SKPD yang tentunya juga akan berdasar pada RPJMD Kabupaten.
Secara makro laporan keuangan ini juga menyajikan data posisi anggaran per 31 Desember 2016, dibandingkan dengan posisi anggaran per 31 Desember 2017 yaitu sebagai berikut:
No Uraian Tahun 2016 Tahun 2017
1 PENDAPATAN - -
2 BELANJA 2.506.407.874,00 2.532.868.000,13
Belanja Operasi 2.448.742.874,00 1.975.303.000,13
- Belanja Pegawai 2.004.544.024,00 1.636.642.850,13
- Belanja Barang dan Jasa 444.198.850,00 338.660.150,00
Belanja Modal 57.665.000,00 557.565.000,00
- Belanja Modal 57.665.000,00 557.565.000,00

Sesuai data di atas pada tahun 2017, secara umum ada kenaikkan anggaran sebesar 1,05% jika dibandingkan dengan tahun 2016
Adapun perubahan anggaran terjadi pada :
a. Belanja Operasi yang dialokasikan untuk belanja pegawai mengalami penurunan dibanding tahun 2016, karena pada tahun 2017 ada pengurangan pegawai 3 orang dikarenakan memasuki masa pensiun.
b. Untuk Belanja Barang dan Jasa mengalami penurunan karena efisiensi anggaran di beberapa kegiatan.
c. Adanya penambahan belanja modal pada Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran, yaitu adanya rehab bangunan gedung kantor pada kegiatan Pemeliharaan sarana dan prasarana perkantoran.


Untuk efisiensi terhadap anggaran, dalam pelaksanaan kegiatan Kecamatan Nanggulan mengusulkan pergeseran anggaran pada Perubahan APBD 2017 untuk kegiatan yang memerlukan penyesuaian anggaran.
Adapun alokasi anggaran Kecamatan Nanggulan tahun 2017 setelah anggaran perubahan adalah sebagai berikut :

No Uraian Sebelum Perubahan Setelah Perubahan Tambahan/ Pengurangan
1 PENDAPATAN - - -
2 BELANJA 2.644.886.664,00 2.532.868.000,13 (112.018.663,87)
Belanja Operasi 2.087.221.664,00 1.975.303.000,13 (111.918.664,87)
- Belanja Pegawai 1.760.491.514,00 1.636.642.850,13 (123.848.663,87)
- Belanja Barang dan Jasa 326.730.150,00 338.660.150,00 11.930.000,00 .
Belanja Modal 557.665.000,00 557.565.000,00 (100.000,00)
- Belanja Modal 557.665.000,00 557.565.000,00 (100.000,00)


Dari data tersebut di atas terdapat penurunan anggaran untuk Belanja Operasi . Penurunan anggaran untuk Belanja Pegawai sebesar Rp. 123.848.663,87. Penurunan anggaran dikarenakan adanya pengurangan jumlah pegawai karena memasuki masa pensiun, dan efisiensi anggaran belanja pegawai pada beberapa kegiatan.
No Kegiatan Jumlah Sebelum Perubahan
(Rp.) Jumlah Setelah Perubahan
(Rp.) Bertambah/ Berkurang (Rp.)
1 Belanja Pegawai 1.647.973.514,00 1.535.954.850,13 3 (112.018.663,87)
2 Pelayanan sosial dan kemasyarakatan 18.535.000,00 10.110.000,00 (8.425.000,00)
3 Pendampingan budaya daerah, pemuda dan olahraga 3.405.000,00 0,00 (3.405.000,00)
Jumlah (123.848.663,87)


Sedangkan untuk belanja barang dan jasa terdapat penambahan anggaran sebesar Rp. 11.930.000,00 yang dialokasikan untuk kegiatan sebagai berikut :
No Kegiatan Jumlah Sebelum Perubahan
(Rp.) Jumlah Setelah Perubahan
(Rp.) Bertambah/ Berkurang (Rp.)
1 Pelayanan sosial dan kemasyarakatan 54.665.000,00 51.930.000,00 (2.735.000,00)
2 Pelayanan umum kecamatan
4.850.000,00 7.267.500,00 2.417.500,00.
3 Pendampingan budaya daerah, pemuda dan olahraga 12.595.000,00 16.000.000,00 3.405.000,00.
4 Peningkatan Penyelenggaraan Pemerintahan desa /kelurahan 18.005.000,00 26.847.500,00 8.842.500,00
JUMLAH 11.930.000,00
Adapun pertimbangan penambahan anggaran tersebut adalah :
1. Kegiatan Pelayanan umum kecamatan mendapat tambahan anggaran sebesar Rp. 2.417.500,00 yang dipergunakan untuk penambahan biaya operasional kegiatan pelayanan umum.
2. Kegiatan Pendampingan budaya daerah, pemuda dan olahraga mendapat tambahan anggaran sebesar Rp. 3.405.000,00 yang dipergunakan untuk pembinaan kepemudaan.
3. Peningkatan penyelenggaraan pemerintahan desa/kelurahan mendapat tambahan anggaran sebesar Rp. 8.842.500,00 yang dipergunakan untuk bimtek dan verifikasi anggaran pendampingan pemerintahan desa(APBDes).


2.2 . Kebijakan Keuangan
Upaya untuk meningkatkan kinerja SKPD Kecamatan Nanggulan efisiensi pelaksanaan kegiatan belanja diupayakan melalui:
a. Belanja tidak melebihi anggaran
b. Efisiensi terhadap penggunaan/pemakaian alat dan barang-barang kantor.
c. Ketepatan dan kepatuhan pada perencanaan anggaran
Realisasi anggaran pada tahun 2017 jika dibandingkan dengan realisasi anggaran tahun 2016 mengalami kenaikkan sebesar 0,43% . Kenaikkan realisasi dimaksud dapat dilihat dalam data berikut :
No Uraian Tahun 2016 Tahun 2017
1 PENDAPATAN - -
2 BELANJA 2.448.300.223,20 2.458.532.980,00
Belanja Operasi 2.393.131.123,20 1.920.942.480.00
- Belanja Pegawai 1.958.957.211,20 1.594.825.743,00
- Belanja Barang dan Jasa 434.173.912,00 326.116.737,00
Belanja Modal 55.169.100,00 537.590.500,00
- Belanja Modal 55.169.100,00 537.590.500,00

Sesuai data di atas kenaikkan realisasi anggaran pada tahun 2017 disebabkan :
a. Belanja Operasi yang dialokasikan untuk gaji pegawai mengalami penurunan dibanding tahun 2016, karena pada tahun 2017 adanya pengurangan jumlah pegawai karena pensiun.
b. Belanja pegawai pada belanja operasi juga mengalami penurunan. Hal ini disebabkan adanya penggabungan kegiatan pada seksi Kesejahteraan sosial pada kegiatan pendampingan peningkatan kualitas pendidikan dan pada kegiatan pendampingan budaya daerah pemuda dan olahraga.
c. Untuk Belanja Barang dan Jasa mengalami penurunan karena efisiensi anggaran.
d. Belanja Modal mengalami penambahan anggaran karena adanya rehab gedung kantor dalam rangka peningkatan pelayanan.

Sedangkan perbandingan laporan dalam Neraca secara ringkas sebagai berikut :
No Uraian Tahun 2016 Tahun 2017
1 ASSET
Asset Lancar 2.862.297,40 508.000,00
- Kas di bendahara pengeluaran 2.694.047,40 280.000,00
- Persediaan 168.250,00 228.000,00
Asset tetap
- Peralatan dan Mesin 532.807.500,00 589.096.100,00
- Gedung dan Bangunan 1.545.773.668,00 1.873.937.368,00
- Asset Tetap Lainnya 2.225.500,00 2.225.500,00
- Akumulasi penyusutan (1.528.831.584,00) (1.694.592.430,00)
Asset Lainnya
- Asset tidak berwujud 60.000.000,00 60.000.000,00
- Asset lain-lain 1.160.000,00 1.160.000,00
- Amortisasi (60.00.000,00) (60.000.000,00)
JUMLAH ASET 555.997.381,40 771.974.538,00
2 KEWAJIBAN
- Kewajiban jangka pendek 1.235.918,00 1.276.548,00
- Kewajiban untuk dikonsolidasikan
3 EKUITAS
Ekuitas 554.761.463,40 770.697.990,00
JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 555.997.381,40 771.974.538,00

Dari perbandingan di atas maka dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut :
a. Kas pada bendadara pengeluaran pada tanggal 31 desember 2017 sebesar Rp. 508.000,00.
b. Persediaan pada tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp. 59.750,00. Persediaan barang di akhir tahun masih cukup memadai. Kondisi barang persedian dalam keadaan baik dan akan dipergunakan untuk menunjang kelancaran kegiatan pada tahun anggaran 2018.
c. Asset tetap pada tahun 2017 ada kenaikan sebesar Rp. 384.172.300,00. Kenaikkan ini terjadi karena adanya belanja modal sebesar Rp. 537.590.500,00, dan penghapusan aset sebesar Rp. 153.418.200,00.
d. Asset Lainnya berupa asset tidak berwujud sebesar Rp. 60.000.000,00 dan amortisasi sebesar (Rp. 60.000.000,00). Sedangkan asset lainnya senilai Rp. 1.160.000,0
e. Ekuitas
Merupakan saldo atas koreksi yang terkait dengan transaksi yang terjadi yang berkaitan dengan akun ekuitas.


2.3 . Indikator Pencapaian Target Kinerja APBD
Pencapaian Indikator yang digunakan sebagai tolok ukur pencapaian kinerja SKPD Kecamatan Nanggulan adalah sebagai berikut:
No. Uraian Program/Kegiatan Satuan Target Realisasi Capaian
dan Indikator %
1 2 3 4 5 6
1. Belanja pegawai Bulan 13 13 100
A. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1. Penyediaan Jasa dan Peralatan Perkantoran
- Terpenuhinya kebutuhan jasa bahan dan peralatan kantor

Bulan

12

12

100
2. Penyediaan Jasa Keuangan
- Terkelolanya penatausahaan keuangan dan barang
Bulan
12
12
100
3. Penyediaan Rapat-Rapat, Konsultasi dan Koordinasi
- Terkoordinasi dan terkonsultasikannya pelaksanaan tugas-tugas SKPD

Bulan

12

12

100
B.
Program Peningkatan sarana dan Prasarana aparatur
4. Pengadaan Sarana dan Prasarana Perkantoran
- Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran berupa 2 unit kendaraan roda 2, I unit laptop, 1 unit almari arsip, 1 unit printer, 1 unit filling kabinet, dan 10 unit kursi lipat

Unit

16

16

100
5. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perkantoran
- Terpeliharanya 1 unit gedung kantor, 30 unit mebelair, 2 unit mesin ketik, 4 unit printer, 5 unit PC, 1 unit televisi, 1 unit genset, 5 unit kipas angin, 2 unit wireless, 1 unit kendaraan roda 4, 7 unit kendaraan roda 2, serta terpenuhinya BBM kendaraan operasional

unit

60

60

100
C. Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kinerja
6. Penyusunan Perencanaan Kinerja SKPD
- Tersusunnya rencana kerja SKPD, perubahan rencana kerja SKPD, dan rencana strategis SKPD
Dokumen
3
3
100
7. Penyusunan Laporan Keuangan
- Tersusunnya laporan capaian kinerja keuangan
Dokumen
2
2
100
8. Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja
- Tersusunnya laporan pengendalian dan evaluasi kinerja, LAKIP, laporan tahunan, dan profil kinerja SKPD

Dokumen

15

15

100
D. Program Peningkatan Pelayanan Kecamatan
9. Pelayanan Sosial dan Kemasyarakatan
- Terfasilitasi penanganan masalah sosial, KAKB, Kesehatan, KPK, DBKS, Keagamaan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Ujian Nasional, PAUD dan UKS
- Pembinaan KDRT dan PUG
Kali

 


orang
14

 


40
14

 


40
100

 


100
10. Pelayanan Umum Kecamatan
- Terlaksananya Pelayanan administrasi terpadu kecamatan(PATEN) bulan 12 12 100
E. Program Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan
11. Peningkatan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan
- Terlaksananya pembinaan pengisian perangkat desa, produk hukum desa, admiistrasi keuangan desa, administrasi desa, dan pembinaan BPD
desa 6 6 100
12. Pembinaan ketentraman dan Ketertiban Lingkungan
- Terlaksananya pembinaan linmas, patroli terpadu, kewaspadaan bencana alam, pencegahan pekat, dan terfasilitasinya pemilukada kali 15 15 100
13. Penyusunan Database Kecamatan
- Tersusunnya Profil Kecamatan dokumen 1 1 100
14. Pendampingan Kualitas Pendidikan
- Terdampinginya peningkatan kualitas pendidik, Posyandu, PMKS, dan PSKS desa 6 6 100
15. Pendampingan Budaya Daerah, Pemuda dan Olahraga
- Terdampinginya budaya daerah, pemuda dan olahraga desa 6 6 100
16. Perencanaan, Pengendalian dan Pelaporan Pembangunan Daerah
- Terlaksananya Musrenbang Kecamatan, lomba Desa, BBGRM, dan monitoring pelaksanaan pembangunan kali 9 9 100
17. Peningkatan wawasan Kebangsaan
- Terlaksananya pelatihan Paskibra, peringatan HUT RI, Pembinaan wasbang, dan peringatan Hari Jadi kab. Kulon Progo kali 4 4 100
18 Pendampingan Lembaga Keuangan Mikro dan Ekonomi Produktif
- Terlaksananya pembinaan BUMDes, UMKM, dan Koperasi kali 3 3 100

• Sumber dari laporan kegiatan di SKPD Kecamatan Nanggulan

Dilihat dari pencapaian indikator kinerja kegiatan dari sebanyak 18 kegiatan, dalam Tahun Anggaran 2017 sudah sesuai dengan rencana yang diharapkan. Namun demikian ada beberapa permasalahan yang secara tidak langsung mempengaruhi pelaksanaan kegiatan, antara lain :
1. Kegiatan SKPD di tingkat Kabupaten yang cukup padat dan dalam pelaksanaannya melibatkan kecamatan (rapat di SKPD Kabupaten, kegiatan SKPD Kabupaten yang dilaksanakan di kecamatan maupun desa, dan lain-lain), kadang mengganggu jadwal pelaksanaan kegiatan di kecamatan.
2. Diperlukan penambahan anggaran yang berorientasi kepada semangat peningkatan pelayanan masyarakat.
3. Keterbatasan SDM kecamatan baik secara kualitas maupun kuantitas.