Sosialisasi Covid-19 Kalurahan Wijimulyo

Be-nang;

Menyikapi adanya pasien positif Covid-19 di wilayah Kapanewon Nanggulan maka pada hari Selasa, 12 Mei 2020 dilaksanakan Sosialisasi pencegahan dan Penanganan Covid-19 di GOR Wijimulyo, Nanggulan.

Pj Lurah Wijimulyo menjelaskan bahwa hari ini dalam rangka sosialisasi menghadirkan drg. Baning dari Dinkes Kulon Progo, Forkopimkap, Kapuskesmas, Pamong Kalurahan, Tomas, Toga, BPD, Karang Taruna, PKK, Kader dan RT serta RW. Pj Lurah menginformasikan bahwa salah satu warga ada yang positif Covid-19, oleh karena itu perlu penyamaan persepsi dan pengetahuan sehingga tidak salah dalam bersikap.

Panewu Nanggulan, Drs. Duana Heru S., MM mengharapkan jangan ada stigma (konotasi negatif) pada pasien. Jangan sampai mengucilkan, membenci, menyalahkan pasien dan keluarganya. Hal yang harus dilakukan adalah dengan membangun percaya diri pada pasien dan keluarganya, berempati, menjaga kesehatan pribadi dan masyarakat. Jangan mengedepankan emosi dan ego pribadi. Jadilah orang yang beriman dimana cirinya adalah apabila ketika terkena musibah akan bersabar dan ketika senang akan bersyukur.

Seandainya ada stigma maka akan menyebabkan kerugian bagi warga juga. Apabila ada warga yang sakit akan berbohong bahwa dia tidak sakit karena takut terstigma, kemudian sembunyi atau malah kabur. Stigma juga akan mengakibatkan konflik antar warga yang bisa turun temurun sampai anak cucu, karena rasa dendam biasanya akan terus diingat.

Hal positif lainnya yang perlu dilakukan adalah dengan menyemangati, membantu pada pasien dan keluarganya. Jangan menyebarkan identitas pasien, menyebarkan hoax/berita bohong, dan gosip. Namun yang perlu disebarkan adalah berita baik seperti kisah perjuangan warga membantu pasien dan keluarganya, aktivitas warga yang taat pada protokol kesehatan, dan lainnya.

Drg Baning menjelaskan bahwa penularan Covid-19 ditularkan melalui droplet. Covid-19 belum ada obatnya. Maka hal-hal yang harus dilakukan adalah dengan 1). Stay at home/tinggal di rumah 2). menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 m, 3). memakai masker, 4). cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sesering mungkin, 5). Hindari kerumunan 6) peningkatan daya tahan tubuh dengan cara olah raga 30 menit berturut-turut sampai berkeringat dan jantung berdetak lebih cepat. Makan dengan makanan dengan gizi seimbang yg fungsinya adalah untuk membuat daya tolak dari dalam karena virus ini belum ada obatnya.

Di Kulon Progo ada 4 klaster yaitu kluster Temboro Magetan, kluster Ijtima Ulama Gowa, Jamaah Tabligh Jakarta dan Kluster Indogrosir.

Di Kulon Progo yang dilakukan adalah melakukan proses karantina secara ketat bagi para pendatang. Beberapa daerah yang menjadi transmisi lokal adalah karena tidak disiplin dalam melaksanakan karantina mandiri.

Peran warga adalah melaporkan apabila ada warga yang datang dari luar daerah, tolong segera melaporkan diri kepada Dukuh yang akan diteruskan ke Puskesmas dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Karantina adalah memisahkan antara orang yang berisiko dengan yang tidak berisiko. Isolasi adalah memisahkan antara orang yang sakit dengan yang sehat. Apabila ada satu keluarga yang dikarantina maka tetangganya berkewajiban untuk membantu.

Warga juga harus saling mengingatkan satu dengan yang lainnya untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, jangan lelah dan bosan bersuara. Cegah pemudik karena pemudik berisiko membawa virus Covid-19.

Tes ada dua jenis yaitu rapid dan swap. Rapid tes tidak reaktif belum tentu negatif, bisa positif. Rapid tes reaktif belum tentu positif bisa negatif. Hasil kepastiannya adalah dengan uji swap.

Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang berisiko datang dari wilayah penularan tapi tidak menunjukkan gejala. Namun apabila ada gejala misalnya batuk maka menjadi ODP. ODP yang mengalami sesak nafas maka di konsoltasikan ke ahlinya dan apa bila sesak nafasnya bukan karena sakit brinkitis dan sejenisnya maka di sebut PDP. PDP wajib dilakukan sweb, dari hasil sweb maka akan di ketahui positip atau negatif.

Bagi warga membutuhkan invormasi dapat menghubungi pusat informsi covid-19 Kulon progo 081353914515 data di update setiap jam 16.00 WIB.

Kapolsek Nanggulan AKP Sudarsono SH mohon agar masyarakat bersabar karena tekanan yang luar biasa. Warga juga harus menjaga keamanan dan ketertiban dari kejadian kriminalisasi. Namun sikap kita jangan sampai berlebihan, sehingga bisa mengakibatkan salah sasaran. 

Danramil, Kapten Triyono mohon  agar masyarakat pedukuhan bisa belajar pada wilayah lain yang sudah terkena jangan resah, harus membangun kepercayaan dan jangan lupa jaga kesehatan. 

Drg. Anie Mursiastuti mohon agar warga Jati, Jari dan Jamu. Jati yaitu menjaga Hati, kalau kita setres akan mudah sakit, harus tetap gembira senang dan berpikir positip. Terahir adalah Jamu, jaga mulut yitu menjaga makanan harus bergiziserta menjaga mulut kita untuk menjaga agar tidak menyebarkan informmasi yang tidak benar.

Ketua TPP PKKKapanewon Nanggulan, Ibu Pratiwi Ngasaratun SIP SPsi. Msc. menyampaikan bahwa dalam menghadapi pandemi iniwarga masyarakat bersikap sakmadyo dan sithik eding. sakmadya agar angan terlalu paniknamun juga tidak terlalu menyepelekan kondisi saat ini.Sithik edhing adalah agar masyarakat saling berempati satu sama lain. Kondisi saat ini hanya bisa dihadapi dengan dengan kekompakan, kerjasama dan gotong royong. Pungkasnya.