Muskalsus tahap II perubahan APBKal

Be-Nang : Menindaklanjuti ketentuan dari pemerintah pusat, bahwa pemerintah kalurahan harus mengalokasikan sekurang-kurangnya 8% dari Dana Desa (DD) untuk penanganan covid-19, Kapanewon Nanggulan telah melaksanakan bimbingan teknis pelaksanaan musyawarah kalurahan khusus (muskalsus). Selanjutnya pada hari Rabu Wage tgl 17/2/2021, Kalurahan Jatisarono dan Kalurahan Tanjungharjo menindaklanjutinya dengan menggelar muskalsus. Pelaksanaan muskalsus dipimpin oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) dihadiri oleh lurah, pamong kalurahan, anggota BPKal, babinsa, bhabinkamtibmas dan lembaga kemasyarakatan kalurahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk Kalurahan Tanjungharjo didampingi oleh Kepala Jawatan Praja, sedangkan untuk Jatisarono didampingi oleh Panewu Anom. Dalam sambutannya, Panewu Anom Senija, SIP, M.Si. menyampaikan bahwa muskalsus ini harus menghasilkan :

(1) perubahan APBKal tahap II

(2) pementukan relawan kalurahan aman covid-19

(3) pembentukan posko relawan di tingkat kalurahan.

Beberapa kegiatan tersebut membutuhkan dana yang sebelumnya tidak teranggarkan, sehingga konsekuensinya harus terjadi pergeseran dan/atau pengurangan belanja yang lain. Pelaksanasan muskalsus berjalan lancar dan membuahkan output yang diharapkan. Selanjutnya lurah bersama pamong akan melaksanakan perubahan APBKal, menyepakati dengan BPKal dan mengajukan evaluasi ke kapanewon.